Saturday
Kekasihku, 2
pada akhirnya kita pun mencernanya kembali
segala udara di angkasa (yang menayangkan
kicauan burung musim panas dan juga hujan
di musim lainnya) lantas apa pula yang
engkau tangkap, kekasihku? pagi pun rimbun
dengan cahaya dan bukankah hari senja juga
melayangkan matahari yang sama? pandanglah
segala yang berputar apa yang berpendar
lalu menghilang pada cakrawala dan nantikan
pula nubuat yang akan tiba sebelum sampai
juga kesudahannya, mimpi akan menghilang
ketika tiba-tiba saja engkau sudah di bumi ini,

selamat datang.


18 Oktober 2008
 
Steven menulis pada 23:27 | buka halaman |


2 komentar: